Subscribe For Free Updates!

We'll not spam mate! We promise.

Rabu, 30 Oktober 2013

10 Alat Vital Yang Harus Ada Di Dapur Anda

Di setiap dapur, pasti memiliki bermacam-macam alat yang sangat berguna untuk membatu anda dalam beraktifitas di dapur.

1. Mixer
Ingat kembali sudah berapa kali Anda membeli mixer karena rusak. Mixer yang berkualitas memang mahal, tapi awet dan bisa dipakai secara turun temurun. Harganya memang jutaan, namun Anda bisa menghasilkan sajian selezat bakery dan p√Ętisserie (jadi sebetulnya lebih hemat).
Semakin bertenaga, kapasitas listrik mixer semakin besar, karena mesin motor pengocok yang kuat. Pilih yang dilengkapi 3 jenis pengocok: balloon/wire whip (untuk krim dan meringue), paddle (untuk cake), dan dough hook (untuk roti).

Tip: Jangan buang dulu mixer lama Anda! Untuk pekerjaan ringan seperti mengocok telur dan adonan cair, justru lebih praktis karena tak boros listrik.


2. Oven
Sudah bukan jamannya memanggang dengan oven tangkring. Ketidak tepatan suhunya menimbulkan resiko kegagalan yang lebih besar. Investasikan pada oven gas konvensional, baik yang sudah menyatu dengan kompor atau yang terpisah. Banyak chef menyarankan oven listrik digital.  Suhu oven yang dihasilkan memang lebih stabil, tapi sayangnya bisa membuat ‘kantung kosong’ akibat melonjaknya daya listrik. Jadi, sesuaikan saja dengan budget Anda, oven gas atau listrik?

Tip: Oven sering beraroma tak sedap karena residu lemak pasca memanggang daging hingga kue. Bersihkan oven secara berkala dengan cairan khusus untuk mencegahnya, sekaligus menghindari persilangan aroma kala makanan tengah dipanggang.

3. Timbangan digital
Timbangan digital sangat diperlukan saat membuat kue, di mana dibutuhkan akurasi ukuran bahan. Timbangan biasa bisa melenceng sekian gram bahan, akibatnya proses reaksi kimia saat pengolahan bisa gagal dan kue pun gagal.
Gelas ukur juga wajib karena sebagian besar resep Amerika menggunakan satuan cup baik untuk bahan cair dan kering. Jangan tergoda mengonversi semua ukuran bahan ke dalam satuan gram, karena beda bahan akan berbeda pula konversinya.

4. Loyang silikon
Seringkali para ibu membeli loyang kalengan yang murah. Ujung-ujungnya harus membeli ulang karena bentuk loyang rusak karena selalu dicungkil  benda tajam agar makanan bisa terlepas. Takkan terjadi pada loyang silikon. Sekali diregangkan, kelenturannya membuat makanan sekejap terlepas dari loyang! Tak perlu dioles mentega sehingga tak merepotkan.

Tip: Spons kasar bisa merusak lapisan silikon. Rendam saja dalam air bersabun hingga sisa remahan kue terlepas.

5. Spatula silikon
Teknik aduk lipat sering disebut-sebut dalam resep kue. Mengaduknya menggunakan sendok biasa atau whisk, spontan menyebabkan adonan kempis karena over mixing. Spatula silikon adalah alat yang tepat. Bidang datarnya yang luas membuatnya mampu mengeruk adonan dalam jumlah banyak dengan gerakan mengaduk seminim mungkin. Walau ada spatula dari karet, pilih yang silikon karena sekaligus bisa digunakan untuk mengaduk masakan panas.

6. Cooling rack
Setelah keluar dari oven, cake dan cookies mutlak diangin-anginkan di atas cooling rack atau rak berkawat. Jika ditaruh di atas loyang datar biasa, kue akan lembap dan tak garing. Kini rak kawat anti lengket juga sudah mulai dipasarkan, sehingga tak perlu khawatir dengan kue atau roti yang terkelupas karena lengket ke rak berkawat.

7. Talenan pelangi
Mengapa tidak bersikap seperti chef yang menggunakan talenan berbeda antar bahan demi menghindari kontaminasi bakteri? Resminya, talenan merah untuk daging merah, hijau untuk sayur, biru untuk ikan, putih untuk unggas, dan kuning untuk dairy product serta telur. Untuk rumahan, bedakan warnanya sekehendak Anda.

Tip: Gunakan spon busa saat mencuci agar lapisan permukaan talenan tidak tergores. Alasi talenan dengan serbet atau kertas tisu agar tidak bergeser saat digunakan.

8. Parutan pala
Dibanding membelinya dalam bentuk bubuk, pala lebih wangi kala dibeli utuh dan diparut dadakan.  Tampilannya mirip parutan keju tapi memiliki lubang-lubang parut tajam yang rapat. Ada juga yang sekaligus bisa menjadi tempat penyimpan pala.

Rekomendasi: Yang hobi koleksi alat dapur tahu bahwa merek Microplane menjadi benda wajib, karena parutannya lebih tajam. Jika membeli di luar merek ini,  pilih yang lubang parutnya rapat dan punya pegangan pelindung jari.

9. Sodet kayu
Lihat wajan dan panci Anda. Ada berapa banyak goresan yang disebabkan oleh sodet atau sutil besi?  Selalu andalkan sodet kayu karena tidak tajam dan tak merusak permukaan panci. Kayu juga tidak menghantar panas sehingga tak perlu khawatir tangan terluka. Relatif aman terhadap reaksi zat kimia yang terkandung pada makanan dan tidak menimbulkan aroma logam layaknya sodet besi atau alumunium.

Rekomendasi: Pilih sodet atau sutil dari kayu yang berwarna gelap, yang berarti kayu telah tua dan rongganya sudah rapat.

10. Pisau tajam
Mungkin terdengar sedikit aneh, namun ketajaman pisau sangat penting agar tidak terjadi kecelakaan saat memasak. Jangan sia-siakan waktu membeli pisau murah karena cepat tumpul dan membuat Anda frustasi. Dua pisau yang wajib dimiliki adalah chef knife (berukuran besar) untuk memotong bahan masakan berukuran besar dan paring knife (berukuran kecil) untuk memotong bahan masakan berukuran kecil.

sumber

Please Give Us Your 1 Minute In Sharing This Post!
SOCIALIZE IT →
FOLLOW US →
SHARE IT →
Powered By: BloggerYard.Com

1 komentar: